|
W32/Rabox 7 Mei 2006 Giliran Abang Tukang Bakso yang jadi sasaran !!!
Boraks adalah bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik kayu, dan pengontrol kecoak. Sinonimnya natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat. Sifatnya berwarna putih dan sedikit larut dalam air. Sering mengonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, lemak, dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkan demam, anuria (tidak terbentuknya urin), koma, merangsang sistem saraf pusat, menimbulkan depresi, apatis, sianosis, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan, bahkan kematian. (http://wowsalman.blogspot.com/2006/01/bahaya-formalin-dan-boraks.html) Bagi penggemar bakso tentunya masih ingat tentang tingkah beberapa pembuat bakso yang mencampurkan zat kimia berbahaya ke dalam bakso yang anda makan dan setelah hal tersebut tersebar ke media, yang menjadi korban adalah hampir semua tukang bakso dimana para langganannya tidak mau makan bakso yang dicampur dengan bahan solder, antiseptik kayu dan pengontrol kecoak (memangnya siapa yang mau disamakan dengan kecoa :P). Meskipun tujuan pencampuran boraks dan formalin (yang memiliki spesialisasi sama-sama pengawet dimana yang satu pengawet kayu dan lainnya pengawet mayat) tidak secara sengaja untuk mencelakai konsumennya dan semata-mata hanya untuk tujuan bisnis (supaya bakso dan tahu yang dijual lebih kenyal dan awet) tentunya hal ini tidak dapat menjadi pembenaran dan harus dihindari semaksimal mungkin karena dampak jangka panjang konsumsi boraks dan formalin ini berbahaya bagi makhluk hidup (khususnya species Homo Sapiens http://en.wikipedia.org/wiki/Homo_sapiens). Rupanya hal ini juga menggelitik pembuat virus untuk mengangkat issue boraks ini dengan menyebarnya W32/Rabox di Indonesia sejak awal April 2006. Rupanya boraks tidak hanya tersedia di dunia nyata, di dunia mayapun boraks kini sudah ada dan beredar bebas, dan disalah gunakan boraks di dunia mayapun akan mengakibatkan masalah serius bagi komputer terinfeksi. Dengan up-date terbaru Norman sudah berhasil mengenali virus ini dengan nama W32.Rabox (lihat gambar 1). Rabox mempunyai beberapa aksi yang tidak jauh berbeda dengan virus lokal lainnya, seperti disable registry editor, task manager, membuat file duplikat dan lain-lain walaupun metode yang digunakan berbeda.
Gambar 1, Dengan up-date terbaru Norman sudah dapat mengenali Rabox dengan baik Sama seperti virus Codex, Rabox juga menyampaikan pesan "kemanusiaan" ?? dimana dia akan memperingatkan bahwa bahan pengawet boraks itu jika disalah gunakan akan merugikan kesehatan, hal ini bisa dilihat dimana ia akan membuat file dengan nama about.html didirektori [C:\Documents and Settings\suport\My Documents], jika file tersebut di buka maka akan tampil Internet Explorer yang berisi pesan seperti pada gambar 2 :
Gambar 2, Pesan yang ditampilkan oleh komputer yang terinfeksi virus Rabox Untuk mengelabui pengguna komputer, Rabox akan menyamarkan icon yang menyertai file yang telah terifeksi yakni dengan menggunakan icon “folder” tetapi jika diperhatikan file ini sebenarnya berupa file aplikasi dengan ekstensi .exe, dengan ukuran file bervariasi (sample virus yang kami analisa mempunyai ukuran 29 KB). Jika file tersebut dijalankan maka akan muncul pesan error seolah-olah file tersebut sedang di digunakan (lihat gambar 3)
Gambar 3, Pesan error palsu yang ditampilkan oleh Rabox Setelah itu ia akan membuat beberapa file yang akan berusaha dijalankan pertama kali setiap kali komputer dinyalakan, seperti:
Rabox sedikit berbeda dengan antivirus lokal lainnya yang beredar, dimana Rabox tidak akan membuat string pada RUN pada registry sehingga jika komputer yang telah terinfeks di restart maka Rabox tidak akan aktif kecuali jika user mencoba menjalankan kembali file yang telah terinfeksi. Sebenarnya ada satu taktik lagi yang dilakukan Rabox agar ia dapat kembali aktif yaitu dengan cara merubah link program “notepad” pada registry tools agar menjalankan file yang telah terinfeksi Rabox yakni "note.exe" yang ada didirektori C:\Windows\system32, sehingga jika user menjalankan file text [.txt] secara tidak langsung akan mengaktifkan virus ini. Untuk melakukan hal tersebut Rabox akan merubah string pada registry key
- Default = C:\WINDOWS\system32\NOTEPAD.EXE %1 menjadi C:\WINDOWS\system32\NOTE.EXE %1 Rabox juga akan merubah beberapa string pada registry key:
- Shell = explorer.exe lodctr32.exe
- Default = C:\WINDOWS\lodctr32.exe
- Default = C:\WINDOWS\lodctr32.exe
- AlwaysShowExt=1
Disable Fungsi Windows Seperti yang dilakukan kebanyakan virus lokal lainnya, Rabox juga akan mencoba untuk mematikan beberapa fungsi windows, seperti : - Registry Editor - Task Manager - Disable Run - Disable Search Dengan membuat string pada registry berikut: - HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer o NoFind o NoRun - HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\explorer o NoFind o NoRun - HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System o DisableRegistryTools o DisableTaskmgr - HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system o DisableRegistryTools o DisableTaskmgr - HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Group Policy Objects\LocalUser\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System o DisableRegistryTools o DisableTaskmgr Perhatikan gambar 4 dibawah ini :
Gambar 4, Rabox menghilangkan menu “Search” dan “Run” Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas, bahwa Rabox akan mencoba untuk disable Task Manager, sehingga user tidak dapat melihat atau mematikan proses dari virus ini. Jika user mencoba untuk menjalankan TasK Manager maka tidak akan muncul pessan error yang menyatakan bahwa Task Manager telah di Disable tetapi Rabox akan mematikan tampilan layar monitor, jika hal ini terjadi tekan sembarang tombol yang ada di keyboard untuk mengembalikan ke posisi normal akan tetapi layar Task Manager tetap tidak dapat di buka, sehiggga untuk mematikan proses ini anda harus menggunakan tools pengganti seperti Process Explorer. Disable System Security Bukan Cuma itu saja, Rabox juga akan mencoba untuk disable system security termasuk firewall dan antivirus dengan cara mematikan services “real time monitor “ serta mencegah agar antivirus yang telah terinstall dapat melakukan up-date dengan cara membuat key pada registri :
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft o Security Center § AntiVirusDisableNotify § AntiVirusOverride § FirewallOverride § UpdatesDisableNotify Walaupun Rabox tidak sampai menyembunyikan “Folder Option” tetapi Rabox akan tetap melakukan beberapa setting pada “Folder Option” seperti terlihat pada gambar 5 di bawah ini
Gambar 5, Rabox mengubah beberapa setting pada folder options
Dengan membuat string pada registry : - HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced o Hidden o HideFileExt o ShowSuperHidden o SuperHidden o ClassicViewState
Merubah type file dari setiap file aplikasi Seperti yang kita ketahui bahwa setiap file dengan ekstensi .exe akan mempunyai tipe sebagai “application”, rupanya dengan cerdik Rabox akan merubah tipe dari setiap file yang mempunyai ekstensi .exe yakni dari “application” menjadi “File Folder” trik ini juga digunakan agar user kesulitan untuk membedakan mana “file folder asli” dan mana “file yang sudah terinfeksi Rabox” karena sama-sama mempunyai tipe “File Folder”, untuk melakukan hal itu Rabox akan merubah string
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\exefile o Default = File Folder Perhatikan gambar 6 di bawah ini:
Gambar 6, Type file yang di ubah Rabox Seperti yang pernah dilakukan oleh virus Tabaru dimana ia akan merubah Registered Owner dengan nama manORblack, Rabox juga akan merubah registry Owner dan registry Organisasi dengan nama Boraks (lihat gambar 7), dimana ia akan mengganti string pada registy key : - HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion o RegisteredOrganization = .Boraks.Boraks.Boraks.Boraks.Boraks. o RegisteredOwner= .Boraks.Boraks.Boraks.Boraks.Boraks.
Gambar 7, Rabox merubah nama registrasi Windows dengan nama .BoRaX
Media penyebaran Sama seperti kebanyakan virus lokal yang beredar, Rabox akan menyebar melalui Disket/UFD (USB Flash Disk) dengan membuat file dengan nama “Folder Settings.exe” disamping itu ia juga akan membuat file disetiap folder dan sub folder dimana file tersebut akan mempunyai nama yang sama dengan folder atau sub folder tersebut. Satu hal yang membedakan virus ini adalah dimana ia akan membuat file disetiap folder dan sub folder tetapi file tersebut akan disembunyikan (hidde) kecuali file yang dibuat di UFD/Disket atau di Drive C:\ (lihat gambar 8), sebenarnya apa tujuan Rabox malakukan hal ini ? Bukankah akan lebih baik jika file duplikat tersebut tidak disembunyikan sehingga lebih memudahkan user untuk menjalankannya, atau ada trik lain di balik semua ini ? Ataukah ini merupakan pertahanan cadangan apabila Rabox dibasmi dari Windows ?
Gambar 8, Rabox membuat file duplkat dengan attibut hidden Bagaimana untuk mengatasi Rabox ?
Jika proses tersebut tidak ditemukan, anda dapat melanjutkan ke langkah pembersihan berikutnya
Catatan: http://rapidshare.de/files/17166661/BORAX_REMOVER_103.rar.html http://www.savefile.com/files/1263486
Gambar 12, Tools pembasmi Rabox.
salam,
Adang Juhar Taufik
Telp : 021-345 6850 |