Bagaimana kalau Beckham jadi kiper ?         3 September 2007

Lomba Membersihkan Virus di JCC 12 September 2007

Bagi anda para mania bola tentu mengetahui kalau David Beckham adalah salah satu Gelandang penyerang yang piawai di lapangan hijau. Tetapi apakah Beckham akan sama piawainya jika ditempatkan dibawah mistar sebagai kiper ? Kondisi ini mirip dengan pertanyaan, bagaimana jika seorang pembuat virus diminta untuk melindungi jaringan komputer dari serangan virus ?

Kalau Beckham menjadi kiper, tentunya ada keuntungannya karena dari pengalamannya sebagai gelandang (tanpa -ngan) ia dapat menduga apa yang ada dibenak gelandang penyerang lawannya dan kemana gerakan lawan dan arah bolanya sehingga ia dapat menempatkan dirinya sebagai kiper dengan lebih baik guna mencegah gawangnya kebobolan. Tetapi apakah ia dapat menjadi kiper sebaik ia menjadi gelandang penyerang ? Atau sebaliknya, Fabian Barthez disuruh menjadi gelandang penyerang …  kemungkinan besar hasilnya tidak akan maksimal (bisa-bisa bolanya ditangkap terus sama Barthez karena reflek :P). Karena Barthez memiliki spesialisasi sebagai kiper dan Beckham memiliki keahlian sebagai Gelandang penyerang. Demikian pula halnya dengan pembuat virus dan antivirus. Bagi pembuat virus, ia tidak perlu menguasai segala aspek pertahanan komputer / jaringan dan hanya perlu mengkonsentrasikan diri pada satu bidang saja, seperti virus lokal Kespo dimana pembuatnya memiliki keahlian dalam programming Delphi dan injeksi file. Dengan menggunakan rekayasa sosial simple dan memfokuskan pada keahliannya dalam injeksi file, Kespo menjadi virus yang mematikan dan banyak memakan korban. Sebaliknya, bagi vendor antivirus, kemampuan programming Delphi tidak akan banyak membantu mencegah komputer yang dilindunginya dari serangan virus. Yang paling penting adalah bagaimana antivirusnya mampu mendeteksi virus Kespo ini dari segala sisi, seperti Flash Disk dan file sharing intranet. Jadi yang akan melindungi komputer jaringan yang dikelolanya adalah tindakan seperti mendisable autorun.inf pada Flash Disk yang dimasukan ke komputer atau sekalian mendisable copy file dari komputer ke Flash Disk guna mencegah penularan virus dari komputer ke Flash Disk.  Selain itu, bagaimana ia secara disiplin melakukan perlindungan terhadap data yang dimilikinya. Tanpa kemampuan Delphi sedikitpun, seorang administrator dapat melindungi komputernya dengan baik dari serangna Kespo dan meminimalkan dampak serangan Kespo sekecil mungkin jika ia teratur melakukan update definisi antivirus dan melakukan backup data secara teratur.

Guna memberikan gambaran mengenai aktivitas yang dilakukan oleh Vaksinis (teknisi Vaksincom), maka bekerjasama dengan Indo Commit, PT. Vaksincom mengadakan acara “Lomba Membersihkan Virus” pada tanggal :

Tanggal                                : 12 September 2007

Waktu                                  : 09.00 s/d 17.30 WIB

Tempat                                 : Assembly Lobby,  Jakarta Convention Center, Senayan – Jakarta

 

Hadiah Utama :

  • 1 (satu) buah komputer Notebook dari Intimedia Web Venture

  • 1 (satu) buah Monitor CRT Advance 17"

  • MP3 Player Samson

  • Flash Disk 1 GB

  • Casing Kamera Underwater

  • Merchandise dari Gigabyte

Informasi dan Pendaftaran :

Aryo Wibisono atau Devi

021 8650962, 8644756, 8644785

Email : aryo@indo-commit.com

devi@napindo.com

www.indo-commit.com

Untuk persyaratan dan informasi lebih lanjut silahkan dilihat di

http://www.indo-commit.com/download/workshop.pdf

 

salam,

PT. Vaksincom