|
Share on Facebook
W32/VBTroj.AOQB
25 Mei 2009
Nadia Saphira reinkarnasi Donal Bebek ?
Siapa
yang tidak kenal Nadia Saphira??? Artis Indonesia yang memulai
karier awal-nya sebagai model sebuah majalah remaja, dan
kini sudah termasuk
artis muda yang sukses membintangi berbagai film layar lebar,
sinetron dan serial TV, seperti Jomblo, Coklat Stroberi, Ada Apa
dengan Cinta, Dunia Tanpa Koma, dsb.
Jika anda penggemar Nadia,
maka anda perlu berhati-hati karena telah menyebar varian baru
virus Bulu Bebek dengan nama “Nadia Saphira”.
Jika anda pernah baca artikel vaksin tentang virus Bulu Bebek
pada
http://www.vaksin.com/2008/1008/bulubebek/bulubebek.html ,
varian ini merupakan kelanjutan-nya. Pembuat virus sepertinya
tidak hanya terinspirasi oleh Donal Bebek tetapi juga merupakan
penggemar dari Nadia Saphira. Berdasarkan script
yang dibuat oleh si pembuat virus, virus ini diduga berasal dari
Sultra (Sulawesi Tenggara). Hebatnya lagi, virus yang penyebarannya cukup tinggi di bulan Mei 2009
ini menurut pantauan Vaksincom masih belum dapat terdeteksi oleh
program antivirus, baik yang mengaku sebagai antivirus terbaik
di dunia ataupun tidak. Saat artikel ini diluncurkan, antivirus
lokal yang mampu mendeteksi virus Nadia Saphira ini hanya
Smadav.
Norman Security
Suite mendeteksi varian virus Nadia Saphira
sebagai W32/VBTroj.AOQB.
(lihat gambar 1)

Gambar 1. Norman mendeteksi virus Nadia Saphira sebagai
W32/VBTroj.AOQB
File virus
Ciri-ciri dari file
virus ini, diantaranya sebagai berikut :
ü
Memiliki ukuran file sebesar “17 kb & 69 kb”.
ü
Mempunyai type file “Application”.
ü
Berekstensi
file “exe & ini”.
ü
Memiliki icon folder.
ü
Membuat duplikat folder seduai dengan nama folder yang ada dan
menyembunyikan folder aslinya.
ü
Menghilangkan pilihan “Folder Options”.
ü
CD Rom tidak bisa digunakan
ü
Command Prompt tidak bisa diakses.
Virus
Nadia Saphira dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman visual
basic. Jika virus berhasil menginfeksi, maka ia akan membuat
beberapa file virus diantaranya :
ü
C:\autorun.inf (pada semua root drive)
ü
C:\NadiaSaphira.ini (pada semua root drive)
ü
C:\Documents and Settings\All User\Start
Menu\Programs\Startup\lan.exe
ü
C:\Documents and Settings\%User%\NadiaSaphira.ini
ü
C:\WINDOWS\taskmgr.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\allsys.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\MS586.sys
ü
C:\WINDOWS\system32\System
ü
C:\WINDOWS\system32\wtoolsb.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\dllcache\.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\ dllcache\System
ü
Membuat duplikat file virus pada setiap folder yang ada pada
removable drive/usb. (lihat gambar 2)

Gambar 2. Contoh file virus Nadia Saphira
Hidden folder & membuat duplikat virus
Sama seperti virus
Bulu Bebek, virus Nadia Saphira juga tidak
memiliki niat jahat dengan menghancurkan data komputer. Tetapi
virus ini hanya menyembunyikan folder
/
sub folder pada drive maupun pada flashdisk
/
external, untuk mengelabui user virus akan membuat duplikat di
setiap folder/sub folder sesuai dengan nama folder yang
disembunyikan. Selain itu virus juga membuat type file sesuai
dengan type file folder.
(lihat gambar 3)

Gambar 3. virus Nadia Saphira in Action (duplikat dan
hidden folder)
Blok fungsi Windows
Sebagai
bentuk pertahanan, virus akan mencoba melakukan usaha blok
terhadap beberapa fungsi Windows. Beberapa fungsi Windows yang
di blok diantaranya sebagai berikut :
ü
Folder Options (dilakukan
untuk mencegah akses terhadap file/folder yang disembunyikan)
ü
Registry Editor (dilakukan
untuk mencegah akses perbaikan registry) (lihat gambar 4)
ü
Search/Find (dilakukan
untuk mencegah dari pembersihan virus)
ü
Command Prompt (dilakukan
untuk mencegah dari proses kill virus)

Gambar 4. virus Nadia Saphira in Action (blok fungsi
windows)
Aktif pada start up
Untuk memastikan
agar dapat
aktif
dengan baik pada saat komputer dijalankan, virus menyisipkan
file virus pada startup windows sehingga akan langsung aktif
jika kita sudah masuk windows. Setelah aktif, virus memanggil
kedua rekannya (virus pendukung) agar sulit dimatikan. File
virus yang aktif pada startup yaitu :
ü
C:\Documents and Settings\All User\Start
Menu\Programs\Startup\lan.exe
File ini yang
kemudian memanggil kedua rekannya (virus pendukung) untuk
memperkuat existensinya, yaitu :
ü
C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
ü
C:\WINDOWS\taskmgr.exe (lihat gambar 5)

Gambar 5. virus Nadia Saphira in Action (aktif pada
startup)
Registry windows
Agar dapat
melakukan blok fungsi “Search” windows, virus akan membuat
string registry sebagai berikut :
ü
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
nofind = 1
ü
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\
Explorer
nofind = 1
Agar dapat
melakukan blok fungsi “Folder Options” windows, virus akan
membuat string registry sebagai berikut :
ü
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
NoFolderOptions = 1
Agar dapat
melakukan blok fungsi “Registry Editor” windows, virus akan
membuat string registry sebagai berikut :
ü
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
DisableRegistryTools = 1
Agar dapat
melakukan blok fungsi “Command Prompt” windows, virus akan
membuat string registry sebagai berikut :
ü
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Command Processor
Autorun =
ü
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Command Processor
Autorun =
Walaupun
“Folder
Options” sudah di blok, tetapi
virus mencegah untuk menampilkan file yang tersembunyi. Untuk
itu, ia membuat string registry sebagai berikut :
ü
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL
CheckedValue = 0
DefaultValue = 0
Agar dapat
mengelabui user terhadap file virus dan mencoba mengubah type
file
exe,
virus membuat string sebagai berikut :
ü
HKEY_CLASSES_ROOT\exefile
(Default) = File Folder
Info Tip = File Folder
TileInfo = File Folder
Terakhir virus
berusaha melakukan blok ekseskusi file “Microsoft Visual Studio
Spy Debugging Tools”, virus membuat string sebagai berikut :
ü
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msiexec.exe
Debugger =
ü
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\sessmgr.exe
Debugger =
ü
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SPYXX.exe
Debugger =
Metode Penyebaran
Dengan memanfaatkan
system autoplay windows, virus ini menggunakan removable drive
/
usb sebagai sarana penyebaran dirinya. Beberapa file yang akan
di buat virus yaitu :
ü
autorun.inf
ü
NadiaSaphira.ini
ü
Membuat
file virus dan menggandakan diri pada setiap folder yang ada (lihat gambar 6)

Gambar
6.
Script virus untuk autoplay virus
Cara pembersihan virus
Nadia Saphira
o
Sebaiknya putuskan komputer yang akan dibersihkan dari
jaringan.
o
Matikan “System Restore” selama proses
pembersihan virus (untuk Windows XP / Vista).
o
Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti
task manager, seperti
CProcess (dapat anda download pada
alamat berikut)
http://www.nirsoft.net/utils/index.html
Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu
:
ü
C:\Documents and Settings\All User\Start
Menu\Programs\Startup\lan.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
ü
C:\WINDOWS\taskmgr.exe (lihat gambar 7)

Gambar
7. Kill process virus yang
aktif dengan
CurrProcess
o
Hapus string registry yang
telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan
script registry dibawah ini.
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCR, scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
HKLM,
SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,""%1""
HKLM,
SOFTWARE\Classes\exefile,,,"Application"
HKLM,
SOFTWARE\Classes\exefile,infotip,0,
"prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size"
HKLM,
SOFTWARE\Classes\exefile,TileInfo,0,
"prop:FileDescription;Company;FileVersion"
HKCU,
Software\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
CheckedValue, 0x00010001,1
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL,
DefaultValue, 0x00010001,2
[del]
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableRegistryTools
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
NoFolderOptions
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
nofind
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
nofind
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\msiexec.exe
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\sessmgr.exe
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\SPYXX.exe
Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan
pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi
kesalahan).
Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak
aktif kembali.
o
Hapus file virus yang
mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
ü
Icon application/folder
ü
Ext. exe
ü
Ukuran
69
kb & 17 kb
Catatan
o
Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam
proses pencarian file virus.
o
Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search
Windows" dengan filter file
*.exe
& *.ini
yang mempunyai ukuran
69
KB & 17 KB.
o
Hapus file virus yang
biasanya mempunyai date modified yang sama.
(lihat gambar 8)

Gambar
8. Hapus file virus melalui
fitur search windows
o
Tampilkan kembali folder yang disembunyikan pada drive
atau flashdisk. Gunakan perintah “ATTRIB” pada command prompt.
ü
Klik “Start”
ü
Klik “Run”
ü
Ketik “CMD”, kemudian tekan tombol “Enter”
ü
Pindahkan posisi kursor ke drive Flash Disk
ü
Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian
tekan tombol “enter (lihat gambar 9)

Gambar
9. Menampilkan file yang disembunyikan
o
Untuk pembersihan yang
optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan
antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.
Salam,
Ad
Sap
info@vaksin.com
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph
: 021 345 6850
Fx
: 021 345 6851
Bagi anda yang ingin memberikan komentar atau bertanya
seputar virus Nadia Saphira, silahkan klik
Forum khusus virus Nadia Saphira
http://www.facebook.com/topic.php?topic=8232&post=28947&uid=44419857236#post28947
|