W32/VBTroj.CEPA
18
Januari 2010
Kalau McGyver membuat virus
Masih ingat film McGyver yang dibintangi oleh Richard
Dean Sanderson ? Di tangan McGyver, barang apapun yang ada di dekatnya bisa
dijadikan sebagai alat atau senjata yang ampuh. Dengan bantuan Victorinox
dan kreativitasnya, ia bisa meracik bahan-bahan yang biasa ada di rumah
menjadi senjata mematikan seperti pelontar api sampai merakit bom. Rupanya
hal yang sama terjadi pada dunia maya dimana hanya dengan bahasa pemrograman
yang dipandang sebelah mata (VB Script) oleh para programmer diciptakan satu
virus yang secara de Facto hari ini menjadi virus yang paling ganas dan
paling banyak mengganggu di awal tahun 2010. Siapakah dia ? Tidak lain dan
tidak bukan adalah Messenger yang di deteksi secara generik dengan nama
W32/VBTroj.CEPA. Virus ini mampu melakukan banyak sekali hal seperti
menginstal rootkit, memblok akses jaringan dan memanipulasi file hosts
Windows supaya bisa melakukan pemblokiran akses ke situs-situs sekuriti pada
komputer korbannya. Dan canggihnya lagi, file hosts tersebut di enkrip untuk
menghindari deteksi dan perbaikan oleh program antivirus.
Baru-baru ini telah muncul satu virus lain ikut merampaikan acara tutup
tahun ini, walaupun virus ini dibuat dengan program bahasa Visual Basic
tetapi efek yang dihasilkan cukup merepotkan, ia akan melakukan blok
terhadap ”hampir” semua tools security termasuk antivirus yang umum sering
digunakan oleh user dengan cara membaca ”nama file” dari aplikasi tersebut.
Virus ini juga akan melakukan
blok akses ke beberapa
situs sekuriti atau situs
lain yang telah ditentukan dengan cara mengalihkan ke nomor ip
209.85.225.99 yang merupakan ip
publik www.google.com (lihat gambar 1), hal ini secara tidak langsung sebenarnya menyebabkan Ddos
terhadap situs Google.com. Apakah ada hubungan atau tidak dengan serangan
terhadap Google di China yang mengakibatkan Google mempertimbangkan untuk
hengkang .... kita lihat saja. Yang jelas, makin banyak komputer yang
terinfeksi oleh virus ini, maka akses (yang secara tidak langsung
menyebabkan Ddos) terhadap situs awal Google akan makin tinggi.
Sehingga setiap kali user mencoba untuk akses ke website tertentu termasuk
website security
/
antivirus, maka yang muncul
adalah situs
www.google.com.
Untuk melakukan hal ini ia akan menambahkan alamat
website yang akan di blok ke sebuah file HOSTS yang berada di direktori
[C:\Windows\System32\Drivers\etc]

Gambar 1,
Alamat website yang dialihkan oleh virus
Virus ini menyebar sangat cepat dengan memanfaatkan media chatting yang umum
digunakan oleh user seperti Yahoo Messenger, MSN
Messenger dan Skype dengan cara mengirimkan sebuah pesan dan melampirkan link
untuk download sebuah file yang
direkayasa seolah-olah file gambar (JPG) tetapi sebenarnya merupakan file
virus yang
sudah dikompres dengan nama file [%file%.JPG.ZIP] dengan ukuran yang
berdeda-beda tegantung pada varian yang menginfeksi komputer tersebut, file
yang dikompres tersebut mempunyai ekstensi EXE. Jika menerima pesan tersebut
sebaiknya jangan anda terima apalagi menjalankan file yang disertakan
walaupun dari
kontak Messenger
teman yang
anda kenal, memang bukan
teman anda yang mengirimkan virus tetapi virus yang menginfeksi komputernya
dan memanfaatkan rekening Messengernya.
(lihat gambar 2)

Gambar 2, Contoh
pesan yang dikirimkan oleh virus
Salah satu hal yang menyebabkan virus ini sukses menyebar selain menggunakan
media yang disebutkan di atas, ia juga akan melakukan update untuk
memperbaharui dirinya hal inilah yang menyebabkan scaner antivirus tidak
dapat mendeteksi virus tersebut. Virus ini semakin kuat bercokol dengan bantuan sebuah
file rootkit yang bertugas untuk melindungi file induk yang aktif di
memori, sehingga pembersihan yang dilakukan melalui windows Normal, Safe Mode atau
safe Mode With Command Prompt terkadang tidak dapat menyelesaikan masalah,
bagaimana mengatasi hal ini ?
Silahkan simak
pada bagian terakhir artikel ini.
Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa virus ini dibuat dengan
menggunakan bahasa Visual Basic, untuk file induk virus ini mempunyai ukuran
yang bervariasi tergantung dari varian yang menginfeksi komputer target,
biasanya akan mempunyai ukuran di atas 200 KB, sedangkan file pendukung
lainnya mempunyai ukuran yang berbeda-beda yang akan di simpan didirektori
yang berbeda-beda. (lihat gambar 3)

Gambar 3,
File induk virus
Virus ini akan menggunakan icon Project Visual Basic dan untuk beberapa
kasus akan menggunakan icon MSN Messanger untuk mengelabui user.
Bagaimana mengenali virus ini?
§
Akan menampilkan website www.google.com
pada saat user mengakses web security
/
web antivirus, untuk beberapa varian tidak akan menampilkan website di atas.
§
Disable CMD dengan cara menutup aplikasi ini secara otomatis saat dijalankan.
§
Untuk beberapa varian, komputer yang terinfeksi akan dapat mengakses komputer
lain dalam jaringan. Tetapi sebaliknya, komputer tersebut tidak akan dapat
diakses oleh komputer lain dalam jaringan. Salah satu kemungkinan aksi ini
dilakukan adalah untuk mempersulit pembersihan dan sekaligus mencegah
infeksi ulang pada komptuer yang sudah terinfeksi.
§
Terdapat perubahan pada file [C:\Windows\system32\drivers\etc\hosts], dengan
menambahkan daftar alamat website yang akan di blok dengan format penulisan
ip 209.85.225.99 yang
di ikuti alamat website, untuk
beberapa kasus virus ini akan mengenkripsi file hosts tersebut sehingga user
tidak dapat mengetahui isi script yang di ubah, dengan bantuan tools maka
anda dapat melihat dengan jelas isi dari file hosts tersebut.
(lihat gambar 4 dan 5)

Gambar 4,
Isi file hosts yang di
ubah oleh virus

Gambar 5,
Dengan bantuan HijackThis
dapat melihat isi file hosts yang diubah
dan dienkripsi
oleh virus
Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai W32/VBTroj.CEPA (lihat
gambar 6)

Gambar 6,
Norman Security Suite
mendeteksi virus
Messenger sebagai W32/VBTroj.CEPA
File induk Virus
Pada saat virus ini di aktifkan, ia akan membuat beberapa file induk yang
akan di simpan dibeberapa lokasi yang
berbeda-beda yang akan di aktifkan setiap kali komputer dinyalakan. Selain
itu virus
ini juga akan menyamarkan dirinya sebagai sebuah service
Windows dan sebuah drivers yang berfungsi sebagai rootkit yang salah satu
tugasnya akan melindungi proses virus yang aktif dimemori sehingga
mempersulit dalam proses pembersihan dengan nama file yang berbeda-beda.
Berikut beberapa file yang akan dibuat oleh virus:
ü
Wmi%xxx.exe, dimana xxx menunjukan karater acak (contohnya: wmispqd.exe,
wmisrwt.exe, wmistpl.exe, atu wmisfpj.exe) dengan ukuran file yang
berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi computer target.
ü
%xxx%.exe@, dimana %xxx% menunjukan karakter acak
(contoh: qxzv85.exe@) dengan ukuran yang berbeda-beda tergantung varian yang
menginfeksi.
ü
secupdat.dat
ü
Kernelx86.sys
ü
%xx%.sys, dimana xx ini adalah karakter acak yang mempunyai ukuran sekitar
40 KB (contoh: mojbtjlt.sys atau cvxqvksf.sys)
ü
Ndisvvan.sys
ü
krndrv32.sys
ü
netsf.inf
ü
netsf_m.inf
Autorun
Agar file tersebut dapat di jalankan secara otomatis, ia akan membuat string
pada registri
dengan memanipulasi file windows dengan nama
ctfmon.exe, Sebenarnya trik ini
digunakan agar user tidak curiga, tapi jika dilusuri lebih jauh ini adalah langkah yang brilian karena
file ini justru mempunyai peranan yang sangat penting agar dirinya dapat
aktif secara otomatis dengan menjalankan file virus yang sudah ditentukan.
Selain itu ia juga akan aktif setiap kali user menjalankan file
“explorer.exe” atau membuka aplikasi
“Windows Explorer”
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\windows\currentversion\run
·
ctfmon.exe
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\ctfmon.exe
·
Debugger =
%file_induk_virus%.exe (contoh : wmistpl.exe)
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\windows nt\currentversion\winlogon
·
shell = explorer.exe
"C:\Documents and Settings\%user%\%xx%.exe”
Catatan: %xx%, adalah karakter acak, contoh:
rllx.exe
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\ControlSet001\services
·
%xx% menunjukan file acak
o
Image path =
System32\drivers\%xx%.sys (contoh: jdwjlyju.sys)
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\CurrentControlSet\services
·
%xx% menunjukan file acak
o
Image path =
System32\drivers\%xx%.sys (contoh: jdwjlyju.sys)
Blok fungsi Windows
Untuk memperlancar aksi nya ia akan blok beberapa fungsi windows termasuk
disable
System
Restore, disable Windows
Firewall, disable RPC DCOM, disable upgrade
Service Pack 2
dan
tidak bisa menampilkan file yang tersembunyi dengan merubah string pada
registry berikut:
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\ole
·
EnableDCOM =
N
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\microsoft\security center
·
AntiVirusDisableNotify = 1
·
FirewallDisableNotify = 1
·
AntiVirusOverride = 1
·
FirewallOverride = 1
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore
·
DisableConfig = 1
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\software\policies\microsoft\windows\windowsupdate
·
DoNotAllowXPSP2 = 1
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden
·
DefaultValue = 0
·
CheckedValue = 1
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\ControlSet001\control\lsa
·
restrictanonymous = 1
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\CurrentControlSet\control\lsa
·
restrictanonymous = 1
Ia juga akan merubah registry berikut:
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
·
userinit = C:\WINDOWS\system32\Userinit.exe, ,C:\Documents and
Settings\%user%\%files_virus%.exe \s (%file_virus, menunjukan nama file yang
berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi, ontohnya:
fnhh.exe).
Agar file virus tersebut dapat aktif secara bebas di computer target, ia
juga akan mendaftarkan file induk virus tersebut dan
rule windows firewall berikut
:
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Services\SharedAccess\Parameters\FirewallPolicy\DomainProfile\AuthorizedApplications\List
·
C:\windows\system32\%file_induk_virus%.exe (contoh: wmistpl.exe) =
C:\windows\system32\%file_induk_virus%.exe (contoh: wmistpl.exe)
:*:Enabled:UPnP Firewall
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Services\SharedAccess\Parameters\FirewallPolicy\StandardProfile\AuthorizedApplications\List
·
C:\windows\system32\
file_induk_virus%.exe (contoh: wmistpl.exe) =
C:\windows\system32\%file_induk_virus%.exe (contoh: wmistpl.exe)
:*:Enabled:UPnP Firewall
Selain dengan membuat string registry tersebut, ia juga akan blok “hampir”
semua tools sekuriti
yang umum digunakan dengan cara membaca nama file dari
aplikasi tersebut.
Blok akses Internet
Sebagai oleh-oleh ia akan mencoba untuk blok akses ke website security
termasuk antivirus, dengan cara menampilkan website
www.google.com (untuk beberapa varian
tertentu untuk blok akses web
sekuriti
tidak akan menampilkan web www.google.com).
Untuk melakukan hal ini ia akan merubah isi file Hosts
Windows yang berada di direktori [C:\Windows\System32\Drivers\Etc\Hosts]
dengan cara menambahkan nomor ip publik
www.google.com di ikuti dengan alamat website yang akan diblok dan untuk
beberapa kasus virus ini akan mengenkripsi file tersebut sehingga user tidak
dapat mengetahui isi dari tersebut. (lihat gambar 7dan 8)

Gambar 7,
Isi hosts file windows yang telah di enkripsi

Gambar 8,
Isi hosts file windows yang telah diubah oleh virus setelah di dekrip
Update layaknya antivirus
Virus ini dapat melakukan update layaknya program antivirus dengan
mendownload beberapa file dari website yang telah ditentukan, file ini
biasanya akan di simpan didirektori [C:\Windows\System32] dengan format file
%xxx%.exe@, dimana %xxx% merupakan nama file dan ukuran yang berbeda-beda
(contoh: qxzv85.exe@)
Blok akses “Safe
Mode” dan
”Safe
Mode
with command prompt”
Untuk beberapa kasus virus ini juga akan berupaya untuk menghapus key
“safeboot” sehingga komputer tidak dapat booting ke mode “safe mode” dan
“safe mode with command prompt”. Untuk melakukan hal ini ia akan menghapus
string berikut:
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot
Ø
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot
Media Penyebaran
Untuk menyebarkan dirinya ia akan memanfaatkan media chatting yang umum
digunakan oleh user seperti Yahoo Messenger,
Gtalk, Skype dan MSN Messenger
dengan mengirimkan sebuah pesan kesemua alamat ID yang ada di komputer
target dengan menyertakan link untuk mendownload sebuahlampiran
yang sudah dikompresi dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan varian
yang menginfeksi, file tersebut mempunyai nama file [%file%.JPG.ZIP], file yang dikompres tersebut mempunyai ekstensi EXE. Jika
menerima pesan tersebut sebaiknya jangan anda terima apalagi menjalankan
file yang disertakan
kecuali anda mau terinfeksi virus ini.
Pesan yang akan disampaikan mempunyai isi yang berbeda-beda, sedangkan untuk
link yang di sertakan salah satunya mengarah kesebuah alamat 208.77.45.10. (lihat gambar 9 dan 10)

Gambar 9,
Pesan yang dikirimkan oleh virus

Gambar 10,
Salah satu domain tempat untuk download file virus
Cara membersihkan Virus YM
1.
Putuskan
komputer yang akan di bersihkan dari jaringan maupun
internet
2.
Ubah nama file [C:\Windws\system32\msvbvm60.dll] menjadi [xmsvbvm60.dll]
untuk mencegah virus aktif kembali selama proses pembersihan.
3. Sebaiknya lakukan pembersihan dengan menggunakan Tools Windows Mini PE Live CD hal ini disebabkan untuk beberapa file induk dan file rootkit yang menyamar sebagai services dan drivers sulit untuk di hapus terlebih file ini akan disembunyikan oleh virus.
Kemudian booting komputer dengan menggunakan software
Mini PE Live CD tersebut. Setelah itu hapus beberapa file iduk virus dengan
cara
: (lihat gambar 11)
·
Klik menu [Mini PE2XT]
·
Klik menu [Programs]
·
Klik menu [File
Management]
·
Klik menu [Windows
Explorer]
·
Kemudian hapus file
berikut:
ü
C:\Windows\System32
§
Wmi%xxx.exe, dimana xxx menunjukan karater acak (contohnya: wmispqd.exe,
wmisrwt.exe, wmistpl.exe, atu wmisfpj.exe) dengan ukuran file yang
berbeda-beda tergantung varian yang menginfeksi computer target.
§
%xxx%.exe@, dimana %xxx% menunjukan karakter acak
(contoh: qxzv85.exe@) dengan ukuran yang berbeda-beda tergantung varian yang
menginfeksi.
§
secupdat.dat
ü
C:\Documents and Settings\%user%\%xx%.exe, dimana xx adalah karakter acak
(contoh: rllx.exe) dengan ukuran file sekitar 6 kb atau 16 kb (tergantung
varian yang menginfeksi).
ü
C:\Windows\System32\drivers
§
Kernelx86.sys
§
%xx%.sys, dimana xx ini adalah karakter acak yang mempunyai ukuran sekitar
40 KB (contoh: mojbtjlt.sys atau cvxqvksf.sys)
§
Ndisvvan.sys
§
krndrv32.sys
ü
C:\Documents and Settings\%user%\secupdat.dat
ü
C:\Windows\INF
§
netsf.inf
§
netsf_m.inf

Gambar 11, Gunakan Windows Mini PE untuk menghapus
file virus
4.
Hapus registry yang dubah dibuat oleh virus, dengan menggunakan "Avas!
Registry Editor", caranya
: (lihat gambar 12)
·
Klik menu [Mini PE2XT]
·
Klik menu [Programs]
·
Klik menu [Registry Tools]
·
Klik [Avast! Registry
Editor]
·
Jika muncul layar konfirmasi kelik tombol "Load....."
·
Kemudain hapus registry:
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\microsoft\windows\currentverson\run\\ctfmon.exe
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\ControlSet001\services\\kernelx86
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\CurrentControlSet\services\\kernelx86
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\CurrentControlSet\services\\passthru
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File
Execution Options\\ctfmon.exe
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\microsoft\windows nt\currentversion\winlogon
§
Ubah value pada string Userinit menjadi = userinit.exe,
ü
LOCAL_MACHINE_SOFTWARE\microsoft\windows nt\currentversion\winlogon
§
Ubah value pada string
Shell menjadi = Explorer.exe
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\ControlSet001\services\\%xx%
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\CurrentControlSet\services\\%xx%
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\ControlSet002\Services\SharedAccess\Parameters\FirewallPolicy\DomainProfile\AuthorizedApplications\List\\C:\windows\system32\%file_induk_virus%.exe
(contoh: wmistpl.exe)
ü
LOCAL_MACHINE_SYSTEM\ControlSet002\Services\SharedAccess\Parameters\FirewallPolicy\StandardProfile\AuthorizedApplications\List\\C:\windows\system32\%file_induk_virus%.exe
(contoh: wmistpl.exe)
Catatan:
%xx% menunjukan karakter acak, key ini dibuat untuk menjalankan file .SYS
yang mempunyai ukuran sebesar 40 KB yang berada di direktori
[C:\Windows\system32\drivers\]

Gambar 12,
Menghapus registry yang diubah oleh virus
5.
Restart komputer, pulihkan
sisa registry yang diubah oleh virus dengan copy script berikut pada program
notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut
dengan cara: klik kanan repair.inf | klik install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom
Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0,
"Explorer.exe"
HKLM, software\microsoft\ole, EnableDCOM,0, "Y"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center,AntiVirusDisableNotify,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center,FirewallDisableNotify,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center,AntiVirusOverride,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Security Center,FirewallOverride,0x00010001,0
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\Lsa, restrictanonymous, 0x00010001,0
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\Lsa, restrictanonymous, 0x00010001,0
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Lsa, restrictanonymous, 0x00010001,0
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
CheckedValue,0x00010001,0
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
DefaultValue,0x00010001,0
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
UncheckedValue,0x00010001,1
[
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableCMD
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,NoFolderOptions
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,ctfmon.exe
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\kernelx86
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\kernelx86
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\kernelx86
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\mojbtjlt
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\mojbtjlt
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\mojbtjlt
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\Passthru
HKLM, SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore
HKLM, SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate, DoNotAllowXPSP2
HKLM, SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution
Options\ctfmon.exe
6.
Fix registry Windows untuk
mengembalikan agar komputer dapat booting “safe mode with command prompt”
dengan download file FixSafeBoot.reg (Windows XP) di alamat berikut kemudian
jalankan file tersebut dengan cara :
o
Klik menu [Start]
o
Klik [Run]
o
Ketik REGEDIT.EXE kemudian klik tombol [OK]
o
Pada layar “Registry
Editor”, klik menu [File | Import]
o
Tentukan file .REG yang baru anda buat
o
Klik tombol [Open]
7.
Hapus file temporary dan
temporary internet file. Silahkan gunakan tools ATF-Cleaner. Download tools
tersebut di alamat http://www.atribune.org/public-beta/ATF-Cleaner.exe
8.
Restore kembali host file
Windows yang telah di ubah oleh virus.
Anda dapat menggunakan tools Hoster, silahkan download di alamat berikut
http://www.softpedia.com/progDownload/Hoster-Download-27041.html (lihat gambar 13)

Gambar 13,
Restore Host File Windows
dengan menggunakan HosterExpert
Klik tombol [Restore MS Host File], untuk merestore file hosts Windows
tersebut.
9.
Untuk pembersihan optimal
dan mencegah infeksi ulang, scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah
dapat mendeteksi virus ini. Anda juga dapat menggunakan Norman Malware
Cleaner, silahkan download di alamat berikut
http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en (lihat gambar 14)

Gambar 14,
Hasil deteksi Norman
Security Suite
Salam,
Aj Tau
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph :
021 3456850
Fx :
021 3456851