Stuxnet.I
30 Juli 2010
Virus yang membuat korbannya beli harddisk baru
Kalau ditanya, virus apa yang bisa menandingi
“petasan hijau” alias tabung gas 3 kg yang sering
meleduk dan memakan korban jiwa yang banyak sekali
dalam beberapa bulan terakhir ini. Jawabannya adalah
satu virus yang bernama Stuxnet. Mungkin pembaca
tidak terlalu mengerti kalau dibilang Stuxnet,
tetapi kalau di bilang Winsta, kemungkinan besar
para administrator IT pernah mendengar tentang hal
ini, walaupun tidak sampai mengalami luka bakar
tetapi setidaknya pernah lembur gara-gara virus
Winsta ini. Lalu apa hebatnya si Winsta
ini ? Salah
satu sebabnya adalah aksinya yang spektakuler
menggelembungkan ukuran dirinya (tidak sampai
meleduk :p) sehingga harddisk sebesar apapun
kapasitasnya akan penuh sehingga pengguna komputer
kebingungan, kok harddisknya penuh yah. Dan hebatnya
lagi, proses Stuxnet ini menggunakan file dll
sehingga di load sebagai driver yang sah dari
Realtek. Sehingga proses mendeteksi dan membasmi
virus ini menjadi cukup sulit ... lha... harus
menonaktifkan driver. Menurut pantauan Vaksincom,
Indonesia termasuk negara dengan infeksi Winsta
terbesar, sehingga para pengguna komputer yang
“mendadak” mendapatkan message “Low Disk Space”
janga buru-buru beli harddisk dulu, tetapi periksa
dulu apakah komputer anda terinfeksi virus Winsta
atau tidak.
Bagi pengguna komputer, harddisk merupakan media
penyimpan yang sangat penting. Dengan kelebihan-nya
pada kecepatan akses dan kapasitas yang sangat
besar, tentunya
dia menjadi media utama menjalankan OS dan menyimpan
data digital yang saat ini makin membengkak
ukurannya, dari data penting perusahaan seperti data
base pelanggan, data email, desain, foto, koleksi
lagu dan koleksi video.
Sebagai salah satu perangkat komputer yang sangat
penting, harddisk merupakan favorit bagi semua
kalangan. Bagi administrator IT, kalangan
multi-media, programmer dan pengguna awam, harddisk
yang sangat besar dapat digunakan sebagai tempat
berbagi pakai data/dokumen pekerjaan atau program
aplikasi, juga digunakan sebagai backup pekerjaan
dari user itu sendiri serta
media penyimpan utama seperti gambar, foto,
video dan musik.
FILE VIRUS
Bagi anda pengguna internet, sebaiknya cukup waspada
jika mengunjungi alamat website yang mengindikasi
konten porno atau pengguna yang mengunduh
software crack, karena bisa saja ternyata file
tersebut justru memiliki script trojan “Stuxnet”.
Jika anda sudah terlanjur menjalankan file tersebut,
maka “Stuxnet” telah berhasil menginfeksi komputer,
dan akan membuat beberapa file sebagai berikut :
ü
C:\WINDOWS\system32\winsta.exe
ü
C:\WINDOWS\system32\drivers\mrxcls.sys
ü
C:\WINDOWS\system32\drivers\mrxnet.sys
File “winsta.exe” yang dibuat akan
membengkak sebesar
sisa ruang harddisk yang ada, sehingga menyebabkan
harddisk menjadi
penuh
(biasa-nya drive C atau system dari OS). Sedangkan
file mrxcls.sys dan mrxnet.sys merupakan file aktif
yang digunakan untuk menginfeksi komputer dan
perangkat lain yang terkoneksi (seperti USB
Flash/removable drive).
Winsta.exe sendiri sebenarnya adalah
file asli Windows yang berguna.
WinStation Monitor, yaitu salah satu tools dari
Microsoft yang digunakan pada Windows 2000 untuk
melakukan monitoring Terminal Service pada sesi
client. Lokasi file tersebut juga seharusnya berada
pada
C:\Program
Files\Resources\winsta.exe. Keterangan lebih lanjut
pada artikel berikut :
http://support.microsoft.com/kb/320190
GEJALA & EFEK VIRUS
Beberapa gejala dan efek yang terjadi jika anda
terinfeksi trojan “Stuxnet” adalah sebagai berikut :
-
Harddisk komputer-komputer di jaringan kompak
mendadak penuh dan mendapatkan peringatan “Low Disk
Space”.
File winsta.exe yang bertambah besar menyesuaikan
sisa ruang harddisk yang anda miliki (drive C atau
system OS).
(lihat
gambar 1)

Gambar 1 . File Winsta bertambah besar, menyesuaikan
sisa ruang harddisk yang ada
-
Karena sisa ruang harddisk yang kosong, tentunya
akan menimbulkan notifikasi dari system windows yang
menginformasikan bahwa sisa ruang harddisk anda
sudah kosong.
(lihat gambar 2)

Gambar 2, Peringatan Low Disk Space yang disebabkan
oleh membengkaknya Winsta sehingga menghabiskan sisa
ruang harddisk.
-
Karena ruang harddisk yang sudah kosong, maka anda
tidak bisa menyimpan data atau menjalankan program
tertentu yang membutuhkan sisa ruang harddisk
/ menggunakan cache.
-
Komputer akan terasa hang/lambat dan bahkan jika
anda terkoneksi jaringan akan terputus, hal ini
dikarenakan “Stuxnet” yang menginfeksi komputer dan
menginjeksi file system. Beberapa file system
windows yang menjadi korban infeksi adalah :
1.
Svchost
: file yang berhubungan dengan koneksi jaringan,
dengan menginfeksi file ini maka jaringan akan
terputus.
2.
Lsass
: membuat komputer hang dan lambat serta restart
sendiri, dilakukan dengan menginfeksi file ini.
3.
Spoolsv
: tidak bisa mencetak data lewat printer, hal ini
dilakukan dengan menginfeksi file ini.
METODE PENYEBARAN VIRUS
Trojan “Stuxnet” memanfaatkan dengan baik penggunaan
usb atau pun share jaringan yang full akses. Trojan
akan melakukan infeksi komputer secara otomatis,
karena dengan membuat 2 file yang akan ter-eksekusi
dengan baik yaitu :
Ø
~WTR[angka_acak].tmp
Ø
~WTR[angka_acak].tmp
MODIFIKASI REGISTRY WINDOWS
Beberapa modifikasi registry yang dilakukan oleh
virus “bekol” antara lain sebagai berikut :
-
Menambah Registry
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxCls
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxNet
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxNet
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxCls
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Enum\Root\LEGACY_MRXCLS
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Enum\Root\LEGACY_MRXCLS
o
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
PEMBERSIHAN VIRUS
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan
pembersihan virus “bekol”
adalah sebagai berikut :
-
Bersihkan virus dengan menggunakan removal tools
Dr.Web CureIt. Anda dapat mendownload pada link
berikut :
(lihat gambar 3)
http://www.freedrweb.com/download+cureit/

Gambar 3, Gunakan Dr Web Cureit untuk mendeteksi dan
membasmi Stuxnet
-
Perbaiki registri
windows yang sudah di modifikasi oleh virus dengan
langkah sebagai berikut :
o
Salin script dibawah ini menggunakan wordpad. Klik
menu [Start] [All Programs] [Accessoris]
[Wordpad].
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom
Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
SuperHidden,0x00010001,1
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
HideFileExt,0x00010001,0
HKLM,
SOFTWARE\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
SOFTWARE\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
SOFTWARE\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
SOFTWARE\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
SOFTWARE\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe
"%1""
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows
NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
[del]
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\MRxNet
HKLM,
SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM,
SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
HKLM,
SYSTEM\ControlSet001\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM,
SYSTEM\ControlSet002\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
Simpan file dengan nama “repair.inf”.
Gunakan pilihan
Save as type
menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan.
Klik kanan file “repair.inf”
kemudian pilih “Install”.
Restart komputer.
-
Bersihkan temporary file, hal ini agar dapat
mencegah sisa trojan yang mencoba aktif kembali.
Gunakan tools seperti “ATF Cleaner” atau gunakan
fitur windows yaitu “Disk Clean-Up”.
Solusi Darurat mengatasi Winsta :
Untuk mencegah agar tidak kembali menginfeksi, anda
dapat menggunakan script berikut :
@echo off
del /f c:\windows\system32\winsta.exe
rem rd c:\windows\system32\winsta.exe
md c:\windows\system32\winsta.exe
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\winsta.exe
attrib +r +h +s
c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
attrib +r +h +s
c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
Simpan file dengan nama “winsta.bat”.
Gunakan pilihan
Save as type
menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan.
Klik 2x file tersebut.
-
Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi
ulang, scan kembali menggunakan antivirus yang
ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.
Salam,
Ad Sap
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph : 021 345 6850
Fx : 021 345 6851
