Rekayasa sosial SMS Undian Palsu 11 Juli 2005 Jangan senang dapat SMS menang
Virus ponsel apa yang paling berbahaya dan perlu diwaspadai pengguna seluler Indonesia ? Apakah Cabir yang ngetop itu, Skull yang mengubah icon handphone / PDA anda menjadi milik si Janggut Merah (logo tengkorak). Atau Lasco yang nama aslinya Velasco yang menginfeksi OS Populer Symbian series 60 atau Commwarrior yang selain menginfeksi melalui Bluetooth juga menginfeksi melalui MMS ? Menurut pantauan Vaksincom sampai pertengahan Juni 2005 memang ditemui beberapa kasus Cabir namun jumlahnya masih tidak signifikan dan ancamannya masih relatif rendah. Mungkin kuartal 3 atau 4 tahun 2005 akan terjadi pergeseran namun yang pasti cepat atau lambat ancaman virus di handphone akan menjadi akan menjadi signifikan dan perlu diwaspadai. Sementara ini ada satu "virus" lain yang perlu diwaspadai dan diam-diam menyebar melalui SMS. Hebatnya "virus" ini sangat pintar dan mampu mengirimkan dirinya secara aktif lintas operator dan selain itu "virus" ini sudah memiliki kemampuan seperti "worm" karena berusaha menyebarkan dirinya sendiri dan sudah menyebar di seluruh Indonesia sejak pertama kali adanya SMS ...... wow.
Menggunakan Rekayasa Sosial yang canggih Jika anda bertanya kelemahan apa dari manusia yang paling mudah dimanfaatkan, salah satu jawabannya adalah impian. Contohnya ketika dulu ada SDSB, PORKAS yang memanfaatkan impian mendapatkan uang besar jika menang dan akhirnya dilarang oleh pemerintah dan fenomena ini ditangkap dengan sangat cerdik oleh salah satu Bank Swasta terbesar di Indonesia yang lalu mengadakan undian Tabungan Berhadiah. Jadi jika anda menabung, anda di buai dengan impian mendapatkan hadiah menjadi Jutawan (jaman dulu kalau menjadi jutawan sudah kaya raya, hari ini anda menjadi jutawan beli rumah di Jakarta saja belum tentu cukup :( ... ). Sekarang sudah hampir semua bank memiliki produk Tabungan berhadiah, jadi hal tersebut sudah tidak menarik lagi ... kecuali mungkin hadiahnya Tamasya ke .... Bulan :).
Nah, rupanya bukan saja bankir yang jeli melihat peluang orang yang mudah terbuai jika di iming-imingi hadiah dan terkadang menjadi "gelap mata" sehingga mudah tertipu. Ternyata banyak sekali penipu yang memanfaatkan kelemahan pengguna HP yang menginformasikan bahwa penerima SMS telah mendapatkan hadiah undian, lalu anda diminta untuk menghubungi nomor tertentu dan jika anda lakukan hal tersebut maka anda akan diminta untuk mentransfer sejumlah uang tertentu sebagai syarat untuk mendapatkan hadiah tersebut. Kalau anda pernah menerima SMS bahwa anda memenangkan undian, kami menyarankan anda jangan "gelap mata" dulu dan langsung senang, selalu waspada terbukti tidak akan merugikan anda dan sering menyelamatkan anda dari kerugian finansial.
Salah satu contoh SMS tipu yang perlu anda waspadai adalah yang menggunakan metode nomor lintas operator. Maksudnya pengirimnya menggunakan operator seluler A, dimana nomor penerima SMS adalah operator seluler B dan nomor Call Center yang perlu dihubungi menggunakan provider C. Salah satu SMS tipu yang kami dapatkan menggunakan (lihat gambar 1) :
Nomor Pengirim : Esia (+6221 927....) Nomor Penerima : Simpati Call Center : Flexy (021-7067....)
Gambar 1, Capture SMS Tipu
Analisa :
Provider seharusnya Proaktif Melihat modus operandi penipuan SMS ini yang menggunakan nomor Pra Bayar yang sulit dilacak dan biayanya relatif murah. Meskipun sosialisasi sudah dilakukan tetapi hukum piramida mengatakan bahwa orang yang awam teknologi (gaptek) akan selalu lebih banyak jumlahnya dari jumlah orang yang yang mengerti teknologi, celakanya produk teknologi ini dibutuhkan oleh semua orang baik anda gaptek maupun tidak sehingga untuk mencegah korban lebih banyak lagi diperlukan sosialisasi modus operandi penipuan ini. Selain itu partisipasi Operator Seluler secara pro aktif untuk mencegah pengiriman SMS tipu ini juga perlu ditingkatkan. Pada prinsipnya SMS Tipu dapat di deteksi dengan mudah pada SMS server dan memiliki format yang "relatif" sama, dengan pengamatan yang berkesinambungan SMS Tipu ini akan dapat di identifikasi dengan baik. Tetapi jangan lupakan bahwa penipu yang dihadapi adalah manusia dan bukan komputer. Jika anda bermain game melawan komputer, secanggih apapun cepat atau lambat anda pasti menang karena komputer memiliki kecerdasan yang terbatas, sebaliknya jika anda bermain game melawan manusia ....... hari ini anda menang, besok anda kalah karena kecerdasan manusia (saat ini) masih di atas komputer. Jadi jika suatu metode SMS Tipu berhasil diblok, kami sarankan anda untuk tidak terlena karena seperti pembuat virus di dunia komputer, pembuat SMS Tipu ini pasti akan mencari metode lain untuk menjalankan aksinya. Karena itulah Vaksincom tidak menganjurkan anda untuk menggunakan program / coding untuk memblok SMS Tipu ini, kecuali coding tersebut selalu dievaluasi dan diperbaharui terus menerus (seperti antivirus). Sebagai informasi, untuk mencegah virus Commwarrior yang menyebar via MMS, settingan tertentu di server MMS dapat memblok penyebaran Commwarior secara efektif.
Apa yang dapat anda lakukan jika menerima SMS mencurigakan ? Jika anda menerima SMS yang anda ragukan sebagai tipu-tipu kami sarankan anda untuk sedikit berpartisipasi aktif melakukan Cross Check ke Call Center provider Celluler anda, sebagai informasi beberapa Call Center yang dapat anda hubungi adalah sebagai berikut :
Jika anda yakin bahwa SMS tersebut palsu dan ingin berpartisipasi aktif membasmi hal ini, anda dapat mengirimkan SMS (forward informasi SMS tipu) ke 1717 yang merupakan SMS Polisi dan dilacak GPS. Jangan lupa melampirkan pengantar yang jelas untuk ditindaklanjuti.
Jika anda memiliki informasi SMS tipu (modus operandi baru) yang anda rasa perlu diinformasikan kepada masyarakat umum, silahkan informasikan kepada kami dengan email ke info@vaksin.com.
salam, Alfons Tanujaya (AAT) PT. Vaksincom Jl. Tanah Abang III /19 E Ruko Tanaga Mas Jakarta 10160 Telp : 62-21-3456 850 Email : info@vaksin.com |