1 Malware Android Setiap 14 Detik

08 September 2015
1 Malware Android Setiap 14 Detik
Pada kuartal kedua tahun 2015, pangsa pasar smatphone Android mencapai 64 % dari seluruh smartphone di dunia, meningkat 3 persen dibandingkan kuartal pertama 2015. Hal tersebut ternyata berbanding lurus dengan malware yang mengincar Android dimana pada kuartal kedua 2015, laboratorium virus G Data menganalisa 560.761 malware Android baru, meningkat 27 % dibandingkan kuartal pertama di tahun 2015.
Rekor baru juga tercipta dimana pada pertengahan tahun 2015, angka 1.000.000 sampel malware Android baru terlampaui untuk pertama kalinya dalam sejarah, tepatnya 1.000.938 malware Android (lihat gambar 1). Angka ini menyamai jumlah total malware android di sepanjang tahun 2013. Dibandingkan dengan pertengahan tahun 2014, terjadi peningkatan sampel malware baru 25 %.
Aplikasi yang menjalankan aktivitas memonitor pengguna smartphone akan di blok oleh G Data Internet Security for Android, tetapi yang menjadi pertanyaan besar adalah atas dasar apa dan metode apa yang digunakan untuk memblok apps dan bagaimana membedakan dengan apps yang bukan malware?
Gambar 1, Perkembangan Malware android

2 Juta malware android 2015
Pakar sekuriti G Data memperkirakan lebih dari 2 juta malware baru Android akan muncul di tahun 2015, rekor baru. Hal ini berarti jumlah malware Android baru berlipat dua hanya dalam waktu dua tahun.
Perusahaan IT Hacking Team yang melakukan pemrograman malware berkualitas tinggi yang melayani pasar badan intelijen dan pemerintahan mengalami serangan cyber dan kabar buruknya, data penting seperti source code untuk sampel malware Android baru berhasil di curi dan langsung disebarkan di dunia underground. Karena itu, diperkirakan hal ini akan membantu kriminal secara tidak langsung meningkatkan kualitas malware Android karena banyaknya informasi eksploitasi Android dan akan makin banyak malware Android yang makin matang (sempurna).

6100 Malware Android Tiap Hari
Dengan angka malware baru sebanyak 560.671 pada pertengahan 2015, maka rata-rata muncul 6.100 malware Android baru setiap hari atau satu malware baru Android setiap 14 detik.
Pada laporan Mobile Malware Repot kuartal pertama 2015, pakar sekuriti G Data mendemonstrasikan ancaman  Adware pada perangkat Android. Selain Adware, apps lain dalam jumlah yang masif bisa dikategorikan dalam PUP Potentially Unwanted Program.
Pada laporan kali ini, yang menjadi perhatian bukan malware dalam definisi tradisional, tetapi program yang secara diam-diam memantau smartphone anda dan mengumpulkan data. Sebagai contoh, anda sebagai orang tua dapat memonitor anak anda dan melihat apa saja yang dilakukan anak anda, siapa yang mereka hubungi, apa yang sedang mereka lakukan di smartphonenya dan sedang berada dimana. Bayangkan posis tersebut dibalik, pembuat malware yang menjadi orang tua dan anda pemilik smartphone menjadi anak yang dimonitor.
Malware yang memonitor berusaha sebaik mungkin menyembunyikan dirinya. Persetujuan akses hanya dievaluasi / disetujui pada saat instalasi apps. Yang menjadi masalah, saat ini pembuat apps konvensional sekalipun sekarang sudah meminta hak akses informasi yang sangat tinggi dan jauh melebihi keperluannya karena alasan tertentu baik untuk keperluan komersial atau untuk mengantisipasi perkembangan apps ini di masa depan. Karena itulah kategori malware baru yaitu PUP dimunculkan.
Salah satunya adlaah Android.Monitor.Gsyn.B yang menyaru sebagai app untuk Google Drive. Korbannya akan mengira bahwa aplikasi ini berasal dari Google Drive karena icon yang digunakan sangat mirip dengan icon Google Drive. (lihat gambar 2)
Gambar 2, Android. Monitor.Gsyn.B

Dalam kasus ini, app ini hanya melakukan aktivitas monitoring. App palsu bisa mencuri data dalam cakupan yang sangat luas dan menjalankan beberapa fungsi penting tanpa sepengetahuan pemiliknya seperti :
  • Menguping pembicaraan telepon.
  • Melihat dan mengkopi kontak.
  • Mendapatkan data posisi anda.
  • Mengambil dan mengkopi gambar / foto.
  • Menguping pembicaraan menggunakan mic smartphone.
  • Mengirim dan membaca SMS / MMS
  • Melumpuhkan program Antivirus dan program lainnya.
  • Menguping chat (WhatsApp, Skype, Viber, Facebook, Google + dan lainnya).
  • Mengakses histori peramban.
Karena itu, para pengguna smartphone harus berhati-hati dan tidak sembarang menginstal apps. Instal apps hanya yang anda perlukan dan pastikan anda mengetahui pembuat apps ini memiliki reputasi yang baik.
Salam,


Alfons Tanujaya
info@vaksin.com

PT. Vaksincom
Jl. R.P. Soeroso 7A Kav.A
Cikini, Jakarta 10330
Website : http://www.vaksin.com
http://www.virusicu.com
Fanpage : www.facebook.com/vaksincom

Twitter : @vaksincom
Ph : 021 3190 3800
Share by: