Kampanye Sesat (KaSet) Android

11 November 2015
KaSet (Kampanye Sesat) Android
Android secara de facto merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh perangkat pintar (smartphone) di dunia. Dengan pengapalan produk baru lebih dari 82 % per Agustus 2015 (menurut data IDC) OS Android secara otomatis menjadi favorit baik oleh pembuat aplikasi / apps atau pembuat malware yang ingin mendapatkan keuntungan finansial dari para penggunanya yang mencapai lebih dari 1,5 milyar perangkat di seluruh dunia.
Perjuangan untuk mencapai pengguna Android juga tidak mudah, karena per Juli 2015 tercatat ada labih dari 1,6 juta apps Android yang berlomba memperebutkan milyaran pengguna Android ini. Karena ketatnya persaingan antar apps Android, banyak pembuat apps yang memanfaatkan iklan untuk berkomunikasi dengan calon penggunanya. Celakanya, salah memilih metode / agen iklan bisa-bisa memberikan efek negatif pada apps yang dipromosikan, khususnya jika agen iklan tersebut menghalalkan cara untuk mempromosikan apps yang di iklankannya.
Salah satunya adalah KaSet (Kampanye Sesat) yang ditemukan Vaksincom yang berusaha menakut-nakuti pengguna Android dengan informasi yang tidak benar dengan tujuan supaya korbannya menginstal apps yang di iklankannya. Dalam kasus ini bisa saja pemilik apps tidak terlibat langsung dalam aksi KaSet tersebut tetapi tetap saja hal ini memberikan image negatif terhadap apps yang dipromosikan karena menghalalkan cara untuk mencapai tujuan.
Adapun aksi menakut-nakuti yang dijalankan cukup beragam dan kelihatannya pengguna Android Indonesia memang sengaja di incar oleh pemasang iklan. Hal ini bisa terlihat dari pesan iklan menyesatkan yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Meskipun beberapa terjemahan tersebut mengalami typo (kesalahan pengetikan). Kabar buruknya, dari beberapa apps yang memang menurut catatan Vaksincom selama ini sering menggunakan metode yang kurang terpuji dalam mempromosikan appsnya dengan memberikan informasi menyesatkan tentang kondisi smartphone penggunanya ada juga apps e-commerce yang cukup terpercaya namun ikut ditampilkan iklannya oleh agen iklan ini.

Menyesuaikan dengan IP, Geolocation dan peramban pengguna
KaSet ini akan tampil dalam link iklan / ads dan canggihnya memiliki kemampuan mendeteksi data pribadi pengguna guna menyesuaikan iklan yang tampil. Sebagai gambaran jika anda menjalankan iklan tersebut menggunakan Firefox di Android maka akan ditampilkan iklan seperti pada gambar 1 di bawah ini :
Gambar 1, Kampanye Sesat akan menampilkan iklan sesuai peramban yang anda gunakan

Iklan yang akan ditampilkan akan memberikan peringatan :

Perhatian! Peningkatan Browser Diperlukan Segera

Jika Anda tidak memperbarui ke versi terbaru, ponsel akan menjadi lamban, masa pakai baterai bisa menurun dan ponsel mungkin rusak total.

Cara memperbarui browser dan mempercepat ponsel Anda sebanyak 61.57 %
Langkah 1 : Klik “PERBARUI” untuk memasang UC browser dari Google Play Store
Langkah 2: Buka aplikasinya dan lanjutkan penggunaan browser Anda dengan kecepatan tinggi.

Sedangkan jika dibuka menggunakan peramban Chrome di Android ia akan menampilkan iklan Pop Up seperti tampak pada gambar 2.
Gambar 2, Iklan di Google Chrome akan menampilkan iklan bahwa anda beruntung mendapatkan 500000 rupiah dari Lazada

Ibarat orang SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) pop up langsung memberikan selamat.

Selamat1 Anda mendapatkan 500000 rupiah!

Menurut cara dijelaskan terikut di bawah : (terikut ??)

- Klik tombol OK
- Menginstal dan membuka Lazada
- Memakai kode kupon LAZADA500

Kupon ini hanya dapat dipakai dalam satu jam berikut!

Tentunya harapannya anda langsung bergembira ria pesta tujuh hari tujuh malam karena mendapatkan 500000 rupiah lalu mengklik [OK]. yang akan menghantarkan anda pada gambar 3. Hebatnya, sambil menampilkan iklan pada gambar 3, smartphone anda akan dibuat bergetar (vibrate) berkali-kali, mungkin pembuat iklan ingin smartphone anda ikut bersukacita bahwa anda mendapatkan hadiah.
Gambar 3, Kupon Lazada Rp. 500.000 rupiah!

Pada gambar ini anda akan mendapatkan kupon Lazada Rp. 500000 rupiah dan beberapa hal yang menarik adalah disini dikatakan bahwa pengguna Android termasuk ke dalam 5000 user yang beruntung nomor 4981 dengan tanggal kadaluarsa 9 November 2015. Jadi kira-kira setelah 11 user lagi yang “beruntung” mengakses iklan ini maka user ke 12 dan seterusnya akan kurang beruntung.
Lalu dua hari kemudian Vaksincom mencoba membuka kembali iklan tersebut pada tanggal 11 November 2015 dan hasilnya adalah seperti pada gambar 4 di bawah ini :
Gambar 4 Kupon Lazada tanggal 11 November 2015

Kabar baiknya adalah (menurut iklan ini) Vaksincom tetap beruntung mendapatkan Rp. 500.000,- rupiah dan jumlah download Lazada masih 10 juta. Lalu anda tetap beruntung karena termasuk ke dalam 5000 orang user yang beruntung dan nomor user keberuntungan anda adalah tetap nomor 4981.

Mengapa disebut Kampanye Sesat ?
Namun hal tersebut rasanya belum cukup untuk memberikan cap kampanye sesat karena bisa saja ada kemungkinan kesalahan teknis dan belum ada bukti adanya iklan yang menyesatkan. Vaksincom akan memberikan beberapa capture lanjutan dan analisa lebih jauh serta apps apa saja yang kebetulan dipromosikan oleh biro iklan ini. Dimana salah satu capture yang menjadi dasar menyatakan bahwa hal ini adalah Kaset (kampanye Sesat) adalah gambar 5 di bawah ini.
Gambar 5, Dasar mengapa iklan ini disebut KaSet (Kampanye Sesat)
Salam,


Alfons Tanujaya
info@vaksin.com

PT. Vaksincom
Jl. R.P. Soeroso 7AA
Cikini
Jakarta 10330
Ph : 021 3190 3800

Website : http://www.vaksin.com
http://www.virusicu.com
Fanpage : www.facebook.com/vaksincom
Twitter : @vaksincom

Share by: