Spam Alfamart

5 Desember  2016
Spam Alfamart
Sebar Spam berhadiah langsung boleh isi “kuis”
Dalam kebanyakan penyebaran Spam, motivasi utama yang sering menjadi penyebab spammer tidak jauh-jauh dari urusan ekonomi. Biasanya, spammer akan mendapatkan uang dari keuntungan iklan yang di klik, aplikasi yang di instal atau mengakali korbannya untuk mengisi survei yang akan memberikan keuntungan finansial bagi pembuat spam. Lalu, bagaimana spammer mendapatkan korbannya ? Sama juga, ia mengiming-imingi korbannya dengan keuntungan finansial yang menggiurkan. Contoh yang terbaru bisa di dapatkan pada Spam voucher Alfamart seperti pada gambar 1 di bawah ini :
Gambar 1, Spam dengan iming2 voucher Alfamart 1,5 juta Gratis

Siapa yang tidak “ngiler.com” jika dijanjikan bisa mendapatkan voucher Alfamart Rp. 1,5 juta dengan syarat mudah. Syaratnya adalah seperti pada gambar 2 di bawah ini.
Gambar 2, Syarat mendapatkan voucher adalah share ke wall FB atau FB Messenger

Jika diperhatikan dengan teliti pembuat Spam ini memilih kalimatnya dengan seksama dimana sebenarnya dia tidak pernah menjanjikan pengirim spam pasti mendapatkan voucher. Namun kalimat yang digunakan sangat menggoda :
  • “Segera ambil voucher belanja Alfamartmu sebesar Rp. 1.500.000,-“
  • “Selamat, anda terpilih !”
Dua kalimat ini membuat korbannya klepek-klepek seakan-akan voucher sudah bisa diambil. Namun diikuti dengan kalimat harus melakukan share. Dimana dikatakan makin banyak share akan makin besar kemungkinan mendapatkan voucher diikuti dengan endorser palsu di bawah seakan-akan sudah banyak pengguna Facebook yang mendapatkan voucher dan memberikan komentar. Padahal komentar tersebut adalah komentar palsu.
Jika korban percaya dan menyebarkan pada wall Facebooknya dan lebih gila lagi menyebarkan / broadcast ke semua kontak Facebooknya melalaui FB Messenger, maka proses spamming yang diharapkan akan terjadi. Dan apa yang di dapatkan oleh korban yang melakukan spam ini ? 
Ia mendapatkan hadiah langsung mengisi kuis seperti pada gambar 3 – 5.
Gambar 3, Kuis 1 menjawab status yang jika dipilih apapun akan membawa ke kuis 2 yang lebih susah lagi
Gambar 4, Kuis 2 Lalu ditanya tinggal dimana dan jika dijawab dengan benar (klik apa saja) akan dilanjutkan pada pertanyaan final
Gambar 5, Kuis 3 yang merupakan kuis terakhir ditanya pertanyaan pamungkas apakah punya asuransi atau tidak. Dan jika jawabannya tepat (pilih apa saja) akan berhasil menyelesaikan kuis

Lalu setelah menyelesaikan kuis, apakah voucher Alfamart Rp. 1,5 juta sudah di depan mata ? Kita lihat sambungannya di gambar 6.
Gambar 6, Jawaban anda sedang di cek, harap jangan deg2an karena yang bergerak adalah animasi gif dan tidak ada pengecekan ke database.

Anda diminta memasukkan biodata. Wah ada harapan menang. (lihat gambar 7)
Gambar 7, Setelah memainkan kuis yang luar biasa susah anda diminta memasukkan biodata

Lalu apa hadiahnya setelah memasukkan biodata ? (lihat gambar 8)
Gambar 8, Anda diminta mengisi survei supaya bisa dikirimi promosi menarik lain lagi

Lagi-lagi hadiahnya promo menarik. Jangan putus asa, lanjutkan terus perjuanganmu nak. Ingat perjuangan Thomas Alfa Edison menemukan bola lampu. Setelah anda mengisi survey dan klik lanjutkan maka anda akan mendapatkan hadiah hiburan (lihat gambar 9)
Gambar 9, Karena kelihatannya anda senang mengisi survei dan kuis maka anda mendapatkan hadiah hiburan memilih mencari perbedaan pada gambar seperti yang sering ditemukan di majalah Bobo waktu SD dulu

Apapun jawaban anda, mau jawab sandal, ikan, burung, nelayan anda tetap akan diantarkan ke hadiah pamungkas (gambar 10)
Gambar 10, Anda mendapatkan hadiah pamungkas ucapan terimakasih dan periksa email anda “jika” anda menang akan dihubungi

Hasil dari Spam di atas jelas spammer puas anda lemas. Spammer puas karena berhasil mendapatkan database gratis dan penyebaran informasi spam gratis ke kontak-kontak Facebook anda. Anda lemas karena sudah mengorbankan kontak FB anda dan voucher Alfamart Rp. 1,5 juta tidak kunjung tiba. Sebagai informasi tambahan saja, Vaksincom tidak pernah mendapatkan konfirmasi lanjutan voucher Alfamart tersebut. Malahan makin banyak email spam yang diblok oleh Gmail seperti pada gambar 11 di bawah ini.
Gambar 11, Email spam sejenis yang berpotensi mencuri password kredensial jika diikuti
Salam,

Alfons Tanujaya
info@vaksin.com
 
PT. Vaksincom
Jl. R.P. Soeroso 7AA
Cikini
Jakarta 10330
Ph : 021 3190 3800

Website : http://www.vaksin.com
http://www.virusicu.com
Fanpage : www.facebook.com/vaksincom
Twitter : @vaksincom
Share by: