Ekstensi Chrome “CRM WhatsApp” Terbukti Jadi Alat Pembajakan Sesi WhatsApp Web
Seorang warganet membagikan pengalamannya di media sosial: ia login WhatsApp di laptop miliknya sendiri, dan semula tidak ada yang aneh. Namun tak lama kemudian ia menemukan riwayat chat baru yang terkirim dari akunnya sendiri ke sejumlah nomor asing, berisi promosi judi online. Yang lebih janggal, pesan itu tidak bisa dihapus dengan opsi “Delete for Everyone”, dan sama sekali tidak muncul di riwayat WhatsApp pada ponselnya. Ia sudah mengaktifkan verifikasi dua langkah dan memeriksa Perangkat Tertaut, namun keduanya bersih — tidak ada perangkat asing yang tertaut ke akunnya.
Kejadian ini pada awalnya terlihat seperti kasus pembajakan akun biasa. Namun penelusuran lebih lanjut mengarah ke penyebab yang berbeda dari dugaan umum selama ini, yaitu bukan linked device asing, melainkan ekstensi peramban (browser extension) yang terpasang di komputer korban sendiri.
131 Ekstensi Chrome Terbukti Membajak WhatsApp Web
Perusahaan keamanan siber Socket.dev pada Oktober 2025 mempublikasikan riset yang mengungkap 131 ekstensi Chrome yang menyamar sebagai tools “CRM WhatsApp” atau “otomasi WhatsApp” untuk kebutuhan bisnis. Alih-alih sekadar membantu manajemen kontak, ekstensi-ekstensi ini terbukti menyuntikkan skrip langsung ke halaman web.whatsapp.com untuk mengirim pesan massal secara otomatis. Google kemudian menghapus seluruh ekstensi tersebut dari Chrome Web Store, namun tercatat lebih dari 20.000 pengguna aktif sempat terdampak sejak ekstensi-ekstensi ini beredar pada awal 2025.




