Ransomware ARGS mengancam pengguna VMWare ESXi

Alfons Tanujaya • February 7, 2023

Ribuan pengguna VMWare menjadi korban ransomware

Salah satu mimpi buruk yang paling ditakuti administrator adalah menjadi korban ransomware. Dan kali ini mimpi buruk ini menghampiri administrator pengguna server virtualisasi VMWare ESXi. ESXi adalah server virtualisasi yang dapat digunakan untuk menjalankan dan mengelola berbagai sistem operasi pada satu server baik OS Windows server/ workstation, Mac OS dan Linux VM termasuk data yang dikelola server tersebut.

Masalahnya server ESXi ini memiliki kelemahan (celah keamanan) yang jika berhasil di eksploitasi akan memungkinkan akses sistem ESXi tersebut secara otomatis tanpa perlu mengetahui kredensial server tersebut. Dan akibatnya adalah semua sistem OS yang di virtualisasi di ESXi termasuk data yang terkandung di dalamnya akan bisa diakses.

Dalam kasus enkripsi ransomware ARGS ini, file virtualisasi akan dienkripsi dan diganti menjadi ekstensi .args. Setelah sukses mengenkripsi, ransomware ini akan menampilkan pesan permintaan tebusan sebagai berikut :

 

<<<awal pesan ransomware>>>

 

How to Restore Your Files



Security Alert!!!

We hacked your company

All files have been stolen and encrypted by us

If you want to restore files or avoid file leaks, please send 2.0*** bitcoins to the wallet 1PAFdD9fwqRWG4VcCGuY27VT**********

If money is received, encryption key will be available on TOX_ID:

D6C324719AD0AA50A54E4F8DED8E8220D8698DD67B218B5429466C40E7F72657C015D86C7E4A

Attention!!!

Send money within 3 days, otherwise we will expose some data and raise the price

Don't try to decrypt important files, it may damage your files

Don't trust who can decrypt, they are liars, no one can decrypt without key file

If you don't send bitcoins, we will notify your customers of the data breach by email and text message

And sell your data to your opponents or criminals, data may be made release

note

SSH is turned on

Firewall is disabled

 

<<<akhir pesan ransomware>>>

 

Sampai saat artikel ini tulis, ribuan pengguna VMWare ESXi di seluruh dunia menjadi korban ransomware ARGS. dengan korban tertinggi dari Perancis, Amerika Serikat, Jerman, Canada dan Inggris. (lihat gambar 1)

Gambar 1, Ribuan korban ransomware args

Menurut pantauan Vaksincom, setidaknya ada 3 pengguna VMWare ESXi di Indonesia yang turut menjadi korban ransomware args ini.

 

  • i*** b***** b****** dengan IP 175.176.166.***
  • PT. I******** C***** P*** dengan IP 124.158.167.***
  • PT. A****** T**** J*** dengan IP 103.148.192.***


** CATATAN :

IP di atas adalah milik ISP dan mungkin di kelola oleh institusi lain dan hal ini tidak menunjukkan bahwa ISP pemilik IP tersebut yang bertanggung jawab dalam pengelolaan server IP tersebut.

  • 

Pengguna VMWare ESXi yang rentan menjadi target dari serangan ini adalah versi 7.0, 6.7 dan 6.5. Adapun celah keamanan yang dieksploitasi oleh ransomware ini adalah CVE-2021-21974.

Sebagai catatan, yang diserang oleh ransomware ini adalah sistem ESXi sehingga apapun sistem operasi yang di virtualisasi oleh sistem ESXi ini akan di enkripsi apakah itu OS Windows, Mac OS maupun Linux. Dan karena berfungsi sebagai server virtualisasi, maka satu server ESXi ini biasanya lebih mengelola kombinasi dari berbagai OS seperti Windows server, Windows workstation, Mac OS dan Linux.

Jika server ESXi ini berhasil di eksploitasi, maka selain OS yang akan dienkripsi. Semua data yang terkandung dalam OS tersebut juga akan ikut terenkripsi. Karena itu harap menjadi perhatian pada administrator untuk disiplin melakukan backup data penting secara teratur. Jika anda mengelola server ESXi dan menjadi korban enkripsi ransomware ini, hubungi vendor antivirus atau sekuriti anda untuk membantu proses recovery dan proses pencegahan eksploitasi dan aksi ransomware. Gunakan antivirus yang handal dan solusi yang dapat melakukan restore data sekalipun sudah di enkripsi oleh seperti Vaksin Protect.

 

Untuk menghindari serangan ransomware ARGS ini, pengguna server ESXi perlu melakukan update versi server ESXi yang digunakan sebagai berikut :

 

  • ESXi versi 7.0 update minimal ke versi ESXi70U1c-17325551
  • ESXi versi 6.7 update minimal ke versi ESXi670-202102401-SG
  • ESXi versi 6.5 update minimal ke versi ESXi650-202102101-SG

 

Selain itu, disarankan untuk menonaktifkan SLP (Service Location Protocol) services jika tidak diperlukan karena layanan ini yang memungkinkan sarana eksploitasi ini dengan langkah sebagai berikut :

  1. Login pada ESXi host.
  2. Hentikan SLP service dengan perintah :
    /etc/init.d/slpd stop
  3. Jalankan perintah untuk menonaktifkan SLP service :
    esxcli network firewall ruleset set -r CIMSLP -e 0
  4. Pastikan SLP service tetap non aktif sekalipun sistem di reboot dengan perintah :
    chkconfig slpd off

 

Informasi lebih detail dapat diakses dari https://kb.vmware.com/s/article/76372

Salam,
Alfons Tanujaya

[email protected]


PT. Vaksincom
Jl. R.P. Soeroso 7AA
Cikini

Jakarta 10330
Ph : 021 3190 3800


Website : http://www.vaksin.com
Fanpage :
www.facebook.com/vaksincom

Youtube :  https://www.youtube.com/@alfonstan3090
Twitter : @vaksincom

Vaksincom Security Blog

Banner Hari Patch Sedunia: celah PHP2Shell CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619 pada PHP, daftar vers
By Alfons Tanujaya • October 23, 2026
PHP2Shell, dua celah kritis skor 9,2 di inti PHP, membuat server bisa diambil alih tanpa login. Cek versi PHP yang rentan, versi aman, dan alasan server di-takedown.
Kunci CA eMudhra bocor: Edge menolak sertifikat situs uji dengan peringatan NET::ERR_CERT_REVOKED
By Alfons Tanujaya • October 22, 2026
Delapan kunci privat CA eMudhra bocor dan bisa dihitung ulang siapa saja. Situs bank palsu bisa tampil dengan gembok. Ini risikonya dan yang harus Anda lakukan.
Situs BNI palsu berumur 4 jam meminta OTP pembatalan, jejak penipunya sejak April 2025
By Alfons Tanujaya • October 19, 2026
Penipu mengaku CS BNI mengirim SMS palsu berisi link situs phishing berumur 4 jam yang meminta "OTP pembatalan". Vaksincom bongkar modus & jejaknya sejak April 2025.
Ilustrasi kartu kredit dan kode QRIS untuk artikel kartu kredit dibobol lewat DANA QR tanpa OTP
By Alfons Tanujaya • September 22, 2026
Transaksi "DANA QR" misterius muncul di tagihan kartu kredit, sebagian tanpa OTP. Vaksincom mengurai modusnya, dugaan sumber kebocoran, dan langkah korban.
Halaman RansomHouse yang memuat Pertamina sebagai korban kebocoran data unit kilang
By Alfons Tanujaya • September 20, 2026
RansomHouse membocorkan lebih dari 6 GB data unit kilang Pertamina dari setidaknya 9 divisi. Data pensiunan, karyawan, dan vendor ikut terekspos. Analisa Vaksincom.
Ekstensi Chrome CRM WhatsApp yang membajak sesi WhatsApp Web untuk mengirim spam
By Alfons Tanujaya • August 13, 2026
Pesan judol terkirim dari akun sendiri tapi tak muncul di HP? Pelakunya ekstensi Chrome "CRM WhatsApp" yang membajak sesi WhatsApp Web. Ini cara mengatasinya.
Artikel Lainnya