[Scam] Qantas Free Ticket 2018

Alfons Tanujaya • January 17, 2018

Tiket Gratis dari Homograf



Perkembangan internet ternyata berpengaruh sangat signifikan pada gaya hidup masyarakat. Selain bergesernya cara belanja masyarakat ke ranah daring yang mengakibatkan banyak pusat perbelanjaan mengalami penurunan pengunjung, gaya hidup masyarakat juga mengalami pergeseran dimana terjadi perkembangan tinggi dalam leisure economy dimana sektor pariwisata mengalami perkembangan sangat pesat dan menjadi penyumbang devisa terbesar kedua bagi Indonesia (setelah kelapa sawit). Karena minat masyarakat yang tinggi terhadap pariwisata, tidak heran jika minat terhadap tiket murah juga sangat tinggi. Apalagi ada tiket gratis dan ditawarkan oleh airline bonafid. Dalam waktu singkat penawaran tiket gratis tersebut beredar dengan kecepatan yang sangat tinggi di antara pengguna dan group Whatsapp. Padahal yang ditawarkan adalah SCAM yang menggunakan teknik homograf (lihat gambar 1).



Scam tiket gratis Qantas yang menggunakan Homograf


Scam jadul

Sebenarnya scam penawaran tiket gratis sudah merupakan modus lama dan diulang-ulang setiap tahun dimana di tahun 2016 scam ini menarget pengguna Facebook dan melakukan posting di wall facebook korbannya lengkap dengan bukti tiket guna meyakinkan korbannya (lihat gambar 2)


Scam Free Qantas Ticket di Facebook tahun 2016

Selain Qantas, maskapai penerbangan lain seperti Singapore Airline, British Airways, Delta Airline dan Emirates juga sangat sering dijadikan sebagai korban Scam seperti Qantas. (lihat gambar 3)

Maskapai penerbangan selain Qantas juga sering dicatut pembuat Scam

Sebenarnya warganet juga sudah cukup cerdas dan tidak menelan mentah-mentah Scam yang disebarkan dimana Scam dengan domain yang dipalsukan akan sulit mendapatkan korban dan tidak akan diteruskan. Lalu yang menjadi pertanyaan, bagaimana dengan Scam Qantas yang disebarkan pada gambar 1 di atas. Domainnya jelas-jelas mengarah pada situs Qantas, kok bisa-bisanya dibilang Scam ?

Jawabannya adalah “Homograf”

Homograf

Pada awalnya, domain internet hanya mengandung karakter latin A – Z dan beberapa karakter lain seperti angka dan tanda baca. Namun karena penyebaran penggunaan internet yang mendunia, alfabet non latin mulai diadopsi untuk memberikan dukungan bagi pengguna karakter non latin. Yang menjadi masalah adalah karakter yang berbeda dari bahasa yang berbeda bisa terlihat sangat mirip dan sulit sekali dibedakan secara kasat mata. Sebagai contoh huruf “a” pada karakter latin terlihat sangat mirip dengan huruf “а” pada Cyrillic. Cyrillic adalah alfabet yang banyak digunakan di negara-negara Eropa Timur. Sehingga domain ebay yang didaftarkan dengan huruf “а” alfabet Cyrillic akan dianggap berbeda dengan ebay yang menggunakan huruf “a” alfabet latin. Selain Cyrillic, masih banyak alfabet lain yang memiliki kemiripan dengan karakter latin dan eksploitasi atas kemiripan ini yang disebut eksploitasi menggunakan homograf.

Secara ideal, harusnya pihak registrar tidak memperbolehkan pendaftaran nama domain yang membingungkan ini, banyak registrar yang melarang dan berusaha mencegah pendaftaran domain seperti ini dengan membatasi penggunaan karakter yang diperbolehkan sebagai nama domain tetapi banyak juga yang memperbolehkan. Karena itu tugas beralih kepada peramban yang harus mulai melindungi serangan homograf ini dengan menampilkan punycode.

Punycode adalah cara menampilkan karakter yang mirip khusus sehingga lebih mudah di identifikasi oleh mata telanjang. Sebagai contoh “München” akan ditampilkan sebagai "Mnchen-3ya". Namun dalam kenyataannya banyak terjadi eksploitasi yang nyata dan sangat berpotensi digunakan untuk mendukung aktivitas phishing. Salah satu contoh nyata adalah scam yang memanfatkan phishing Unicode dengan tema “New Color for Whatsapp” di tahun 2017 (lihat gambar 4)

Scam Homograf New color for Whatsapp

Untuk Scam Qantas pada seperti pada gambar 1 di atas, sebenarnya situs yang digunakan adalah :

http://qantás.com/

dan secara sekilas sangat mirip dengan situs Qantas yang asli

http://qantas.com

Jika peramban anda cukup cerdas, maka situs http://qantás.com/ akan ditampilkan dengan punycode http://xn--qants-0qa.com/ sehingga jelas-jelas situs ini memang benar bukan situs Qantas Airline.

Tujuan penyebaran Scam ini adalah untuk mendapatkan keuntungan finansial dimana penerima Scam akan diminta mengisi survei yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan finansial pada pembuat Scam.

Menurut pantauan Vaksincom, Scam Qantas ini sudah dinonaktifkan. Namun dengan teknik yang sama, Scam jenis lain akan kembali disebarkan sehingga warganet diharapkan untuk berhati-hati dan jangan mudah percaya atau lakukan crosscheck terlebih dahulu sebelum melakukan broadcast informasi melalui media sosial baik melakui Facebook, Twitter, Whatsapp atau media lainnya.

Salam,
Alfons Tanujaya

PT. Vaksincom
Jl. R.P. Soeroso 7AA
Cikini
Jakarta 10330
Ph : 021 3190 3800

Vaksincom Security Blog

Banner Hari Patch Sedunia: celah PHP2Shell CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619 pada PHP, daftar vers
By Alfons Tanujaya • October 23, 2026
PHP2Shell, dua celah kritis skor 9,2 di inti PHP, membuat server bisa diambil alih tanpa login. Cek versi PHP yang rentan, versi aman, dan alasan server di-takedown.
Kunci CA eMudhra bocor: Edge menolak sertifikat situs uji dengan peringatan NET::ERR_CERT_REVOKED
By Alfons Tanujaya • October 22, 2026
Delapan kunci privat CA eMudhra bocor dan bisa dihitung ulang siapa saja. Situs bank palsu bisa tampil dengan gembok. Ini risikonya dan yang harus Anda lakukan.
Situs BNI palsu berumur 4 jam meminta OTP pembatalan, jejak penipunya sejak April 2025
By Alfons Tanujaya • October 19, 2026
Penipu mengaku CS BNI mengirim SMS palsu berisi link situs phishing berumur 4 jam yang meminta "OTP pembatalan". Vaksincom bongkar modus & jejaknya sejak April 2025.
Ilustrasi kartu kredit dan kode QRIS untuk artikel kartu kredit dibobol lewat DANA QR tanpa OTP
By Alfons Tanujaya • September 22, 2026
Transaksi "DANA QR" misterius muncul di tagihan kartu kredit, sebagian tanpa OTP. Vaksincom mengurai modusnya, dugaan sumber kebocoran, dan langkah korban.
Halaman RansomHouse yang memuat Pertamina sebagai korban kebocoran data unit kilang
By Alfons Tanujaya • September 20, 2026
RansomHouse membocorkan lebih dari 6 GB data unit kilang Pertamina dari setidaknya 9 divisi. Data pensiunan, karyawan, dan vendor ikut terekspos. Analisa Vaksincom.
Ekstensi Chrome CRM WhatsApp yang membajak sesi WhatsApp Web untuk mengirim spam
By Alfons Tanujaya • August 13, 2026
Pesan judol terkirim dari akun sendiri tapi tak muncul di HP? Pelakunya ekstensi Chrome "CRM WhatsApp" yang membajak sesi WhatsApp Web. Ini cara mengatasinya.
Artikel Lainnya